Maaf, Saya Golput di Pilgub Jateng 2013


Beberapa waktu lalu saya menulis tentang mimpi mewawancarai bupati Purbalingga. Sebenarnya saya berharap mimpi itu akan berlanjut mengingat masih banyak hal yang mesti saya tanyakan kepada bupati Purbalingga, Heru Sudjatmoko yang kebetulan mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Jawa Tengah pada Pilgub tahun ini.

Waktu berlalu dan tidak terasa sebentar lagi Pilgub Jateng akan segera di selenggarakan. Pada Pilgub Jateng tahun ini, saya telah memutuskan untuk tidak menggunakan hak suara saya untuk memilih. Masyarakat mengenalnya dengan istilah Golongan Putih (Golput). Keputusan saya untuk Golput bukan tanpa pemikiran yang mendasar. Ada beberapa alasan yang kemudian membuat saya memutuskan untuk melakukan tindakan yang menurut para politikus itu bukan tindakan yang bertanggungjawab, dan tidak mencerminkan sikap yang baik sebagai warga Negara. Saya menolak pendapat ini.


Inilah beberapa alasan saya kenapa saya lebih memilih untuk golput;

Pertama, Tiga calon pasangan gubernur Jateng 2013 ini, semuanya pernah menjadi pejabat. Selama menjabat, saya tidak merasakan perubahan yang mendasar di beberapa aspek sosial seperti ekonomi, pendidikan, budaya, pekerjaan, dan infrastruktur. Silahkan baca tulisan sepenggal dongeng negeri susu.

Kedua, Khusus untuk Heru Sudjatmoko yang kebetulan masih menjabat sebagai bupati Purbalingga, saya masih ingat betul beberapa janji yang dia ucapkan saat kampanye dalam pemilukada Purbalingga beberapa tahun yang lalu. Dan, hingga dia mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Jateng 2013, janji-janjinya itu belum dipenuhi.

Ketiga, Sudah bukan rahasia lagi jika para calon gubernur itu berlomba-lomba mengambil simpati, bahkan hingga menjilat pantat rakyat sekalipun mereka lakukan demi mendulang suara. Tetapi lihatlah apa yang mereka lakukan ketika sudah terpilih. Jangankan mendekati rakyat. Berfikir untuk kepentingan rakyat pun saya kira tidak.  

Keempat, Beberapa waktu lalu saya berdiskusi dengan beberapa pendukung dan tim sukses salah satu calon gubernur Jateng 2013 di group facebook. Mereka bicara bahwa calon yang merekalah yang paling tepat untuk memimpin Jateng 5 tahun mendatang. Namun ketika saya beberkan fakta mengenai keadaan di masyarakat yang sesungguhnya, mereka diam. Inilah indikasi bahwa pendukung dan tim sukses itu semata-mata hanya mencari nafkah dalam mendukung calon mereka. Orang banyumas menyebutnya nggolang.

Golput


Itulah empat alasan yang menguatkan saya untuk golput. Jika ada pengunjung blog ini yang kebetulan menjadi pendukung atau tim sukses salah satu calon gubernur Jawa Tengah 2013 ini, tolong berikan jawaban apakah alasan saya untuk golput itu secara politis logis atau tidak. Buat para sahabat blogger, saya tidak sedang menyarankan sobat untuk golput. Namun, adakah pilihan terbaik dalam setiap moment politik selain pilihan untuk golput? Piss…

17 comments:

  1. Pendidikan politik rakyat sekarang semakin melek, bukan hanya orang-orang terpelajar semacam Njenengan saja Kang, orang-orang pada umumnya juga sudah sangat paham bagaimana pemimpin jika diberikan amanah melalui pemilihan. Pada akhirnya, kita semua akan menjadi jengah memilih karena selama ini janji yang terlontarkan tidak bisa ia buktikan dengan baik bahkan banyak diantaranya mementingkan kelompok dan golongannya.Pilihan golput ? itu pilihan setiap pribadi. Tapi kalo saya sebagai warga, jika ada undangan tetap datang, dan ketika memilih, maka semua akan saya coblos. LOh lak sama dengan golput to Kang ?
    Ya beda dong, golput itu nggak ada pilihan. tapi kalo saya kan ada banyak pilihan wkwwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. akhirnya saya coblos semua kang? hehe...

      Delete
  2. saya malah gak ngerti mau pilih sapa.. mau ikut-ikutan mama ajadeh haha.

    ReplyDelete
  3. saya juga golput mas......bbiar masuk surga. dari pada milih wakil rakyat yg korup :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga kita masuk golongan ahli surga yaj mba?

      Delete
    2. pasti yang menang golput... golongan kita kan mas golput itu

      Delete
  4. Saya golput jg,Mas...
    Disamping memang nggak tahu sapa2 yg jdi calonnya,pi jg karna dah lama nggak pulang ke Jateng,.. :)

    Masih ditunggu kehadirannya di gubug saya,Mas....
    Sudilah kiranya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya nggak jadi golput Bu? Saya coblos semuanya. hehe...Ok, segera meluncur..

      Delete
  5. Sementara Quick Count yang menang Ganjar-Heru. Pdhl pendukungnya di tempat ane pada kampanye berisiknya bukan main sebelum pilgub. Bikin polusi lagi. Penjual Knalpot bakal laris manis. Namun bagaimanapun, suka - tidak suka, siapapun terpilih, kita berharap2 mudah2an ada perubahan.Amin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya semoga aja dech mas? Tapi apakah masih pantas berharap yah?

      Delete
    2. semoga ada perubahan untuk kedepannya.... siiip

      Delete
  6. keputusan yang bagus mas.... siiip..... kalau mamang dak milih mas... ndak punya hak pilih di Jateng ehehhe

    ReplyDelete
  7. Kalau saya udah lama jadi warga Pulau Seribu jadi ga nyoblos lagi di Jateng, salam kenal Kang dari orang Cilacap

    ReplyDelete